10 Tips Untuk Menjaga Kesehatan Daerah Kewanitaanmu Secara Alami!

569 views

Hai Ladies! Apakah kamu pernah bermasalah dengan daerah kewanitaanmu? Entah rasa gatal yang tiba-tiba datang, bau tidak sedap, dan ruam pada bagian kewanitaan misalnya. Mungkin jika itu terjadi akan sangat mengganggu dan bikin tidak nyaman ya.

Daerah kewanitaan

Daerah kewanitaan via obatdenatureherbalindonesia.blogspot.com

Daerah kewanitaan adalah daerah wanita yang paling sensitif. Daerah ini harus mendapatkan perawatan dan perhatian ekstra agar tidak menimbulkan masalah-masalah pada daerah kewanitaan ini. Untuk perempuan yang sudah dewasa dan sudah mengalami menstruasi, kini saatnya kamu memberikan perhatian ekstra dalam merawat dan menjaga daerah kewanitaanmu agar tetap sehat.

Daerah kewanitaan yang tidak terawat akan memunculkan bakteri penyebab infeksi dan jamur. Bakteri ini juga akan membuat kamu mengalami keputihan. Keputihan sudah pasti hal yang biasa dialami semua wanita, namun bila keputihanmu tidak lazim seperti memiliki bau dan warna, berarti daerah kewanitaanmu dalam keadaan tidak sehat.

Lalu bagaimana cara menjaga dan merawat kebersihan daerah kewanitaanmu? Yuk kita simak tipsnya.

Menjaga Kebersihan Saat Menstruasi

Menstrual cycle

Menstrual cycle via www.123rf.com

Menjaga kebersihan daerah kewanitaan saat menstruasi adalah hal yang sangat penting dan harus kamu perhatikan, ladies. Darah kotor yang keluar adalah darah yang mengandung bakteri dan kuman. Usahakan mengganti pembalutmu 3 atau 4 jam sekali.

Mengganti pembalut sesering mungkin meskipun pembalutmu belum penuh adalah salah satu cara untuk antisipasi agar daerah kewanitaanmu tidak iritasi. Bila kamu malas mengganti pembalut, kuman dan bakteri akan cepat untuk berkembang biak.

Hal ini dikarenakan daerah kewanitaanmu lembab. Selain menyebabkan iritasi pada daerah kewanitaanmu, lembab menyebabkan kulit daerah tersebut ruam dan memerah karena tergesek oleh celana dalam atau pembalut. Usahakan mengganti pembalutmu sesering mungkin ya ladies.

Memilih Celana Dalam Berbahan Katun

Cute cartoon panties

Cute cartoon panties via www.aliexpress.com

Gunakanlah celana dalam berbahan katun. Bahan katun adalah bahan yang dapat menyerap keringat sehingga daerah kewanitaanmu tetap kering dan tidak lembab.

Selain itu, bahan katun memiliki pori-pori kain yang memudahkan udara tetap masuk, sehingga kulit yang tertutup celana dalam dapat bernafas dan tidak terasa gerah karena lembab oleh keringat.

Keringat yang menyebabkan daerah kewanitaanmu lembab dapat menimbulkan bakteri dan kuman penyebab iritasi. Selain itu bahan katun sangat lembut dan tidak akan melukai kulit daerah kewanitaanmu.

Gunakan Celana yang Longgar

Thigh gap jeans

Thigh gap jeans via aplus.com

Menggunakan celana yang ketat akan membuat daerah kewanitaanmu lembab. Daerah kewanitaanmu akan susah untuk mendapatkan udara dan akan berkeringat.

Selain itu celana yang ketat akan mengakibatkan lecet dan ruam pada kulit sekitar daerah kewanitaanmu.

Usahakan untuk tidak terlalu sering menggunakan celana yang ketat. Bila ingin menggunakan celana ketat usahakan tidak terlalu ketat dan jangan terlalu sering menggunakan celana ketat.

Rajinlah Bercukur

Woman shaving

Woman shaving via www.ticoshaving.com

Bagi wanita, kebersihan daerah kewanitaan sangat penting. Cara yang dapat kamu lakukan untuk tetap menjaga kebersihannya adalah mencukur bulu-bulu pada bagian kewanitaanmu.

Bulu-bulu pada daerah kewanitaanmu adalah potensi terbesar untuk membuat daerah kewanitaanmu iritasi. Karena lembab, kuman dan bakteri dapat berkembang biak disana. Usahakan mencukur daerah ini 2 atau 3 kali dalam sebulan.

Bulu-bulu kemaluan adalah sarang dari bakteri dan kuman, agar daerah kewanitaanmu tetap sehat, lakukanlah tips tersebut.

Selalu Sedia Tissue di Tasmu

Tissue

Tissue via www.gad.net

Selalu sediakan tissue ditasmu saat kamu berpergian. Seka daerah kewanitaanmu dengan tissue ketika kamu selesai buang air. Air yang terrtinggal dan menyebabkan daerah kewanitaanmu dapat menyebabkan celana lembab.

Celana yang lembab dapat menimbulkan iritasi karena tempat lembab adalah tempat yang paling disukai bakteri dan kuman. Lagi pula bila celana dalam atau daerah kewanitaanmu basah dan lembab akan menimbulkan rasa yang tidak nyaman bukan?

Jadi, bawalah tissue kemanapun kamu pergi.

Selalu Mengganti Celana Dalam

Panties

Panties via www.voonik.com

Mengganti celana dalam mungkin memang sering kamu lakukan, tapi pasti dalam sehari kamu hanya mengganti celana dalam 2 kali kan?

Gantilah celana dalammu 3 atau 4 kali dalam sehari. Mengganti celana dalam dapat mengurangi potensi terinfeksi jamur dan bakteri. Ganti celana dalam dapat dilakukan saat kamu pulang dari berpergian, pulang kuliah, atau pulang kantor.

Bila perlu bawalah celana dalam untuk ganti saat kamu kelura rumah. Masukkan celana dalammu dalam sebuah dompet yang lucu yang berguna pula untuk menjaganya tetap bersih.

Gunakan Pantyliner

Pantyliner

Pantyliner via www.wikihow.com

Menggunakan pantyliner saat selesai dari masa menstruasi memang penting. Kamu pasti sering mengalami keputihan dan membuat celana dalam kamu kotor dan lembab.

Untuk menghindarinya, gunakan pantyliner setiap hari saat berkegiatan di luar rumah. Jangan lupa untuk selalu rutin mengganti pantyliner yang kamu gunakan ya ladies.

Pantyliner berguna untuk tetap menjaga kebersihan bagian luar kewanitaanmu dan menjaganya agar tetap bersih dan tidak lembab.

Jangan Menggunakan Sembarang Sabun

Feminine soap

Feminine soap via www.alibaba.com

Untuk menjaga daerah kewanitaanmu tetap bersih, kamu pasti sering menggunakan sabun. Tapi tahukah kamu bahwa sabun yang kamu gunakan untuk mandi tidak cocok digunakan untuk membersihkan daerah kewanitaan kamu.

Sabun mandi memiliki kadar pH yang tinggi dan tidak sesuai untuk pH daerah kewanitaanmu. Gunakannlah sabun yang khusus untuk membersihkan daerah kewanitaan. Pilihlah sabun yang tidak memiliki wewangian menyengat, namun mengandung ekstrak daun sirih serta manjakani.

Kandungan daun sirih pada sabun kebersihan kewanitaan dapat mematikan kuman dan bakteri yang berkembang, menjaga daerah kewanitaanmu tetap bersih dan terhindar dari iritasi jamur.

Sabun mandi yang biasa kamu gunakan memiliki pH yang tinggi dan tidak sesuai dengan pH daerah kewanitaanmu.

Daerah kewanitaan memiliki kulit yang lebih sensitif dari kulit bagian tubuh lainnya, kamu harus pandai-pandai dalam merawatnya.

Lakukan Vaksin Kanker Servik

Cervical vaccine

Cervical vaccine via sarphe.wordpress.com

Kanker serviks adalah kanker yang disebabkan oleh virus HPV. Virus ini adalah virus kanker yang belum diketahui obatnya. Kanker serviks berkembang di dalam mulut rahim wanita.

98% wanita memiliki resiko mengidap kanker serviks. Virus kanker serviks berkembang sangat cepat dan tidak terkendali. Untuk menghindari kanker serviks, lakukan vaksin sesuai dengan yang dianjurkan.

Vaksin ini akan mencegah tumbuhnya virus kanker pada mulut rahim wanita. Vaksin kanker serviks bisa didapatkan di bidan, dokter, dan rumah sakit.

Seperti vaksin lainnya, vaksin ini disuntikan di lengan atau di pantat, vaksin ini akan berguna untuk menguatkan sistem imun tubuh.

Kunjungi Dokter Secara Rutin

Doctor consultation

Doctor consultation via www.sightcall.com

Lakukan pemeriksaan secara rutin untuk mengetahui kesehatan kewanitaanmu. Bukan hanya bagian luar saja yang harus diperhatikan, tapi kesehatan bagian dalam kewanitaanmu juga harus diperhatikan.

Pengecekan terhadap rahim dan organ bagian dalam wanita lainnya dapat kamu lakukan di dokter spesialis kandungan, dokter kulit dan kelamin, atau bidan.

Bila ada keluhan mengenai organ kewanitaanmu, segera kunjungi dokter untuk mengetahui kondisi organ kewanitaanmu. Bila kamu menanganinya dengan cepat, maka permasalahan yang muncul akan segera teratasi.

Setiap wanita harus bisa menjaga dan merawat kebersihan kewanitaannya. Untuk itu, rajin-rajinlah dalam menjaga kebersihannya.

Tips di atas adalah tips yang bisa kamu ikuti untuk tetap menjaga kebersihan kewanitaanmu. Semoga membantu dan tetap sehat ya, ladies!

menjaga daerah kewanitaan merawat area intim wanita

No related post!

Leave a reply

17 + eighteen =