4 Pertimbangan Gaya Muda Dalam Memilih dan Mengelola Smartphone-mu, Guys!

892 views

MalesNulis.com mengamati hampir tiap 6 bulan sekali smartphone baru di pasaran beredar dari berbagai pabrikan, entah itu untuk kelas low-end hingga high-end sekalipun. Soal harga pun bervariasi dari mulai ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Hal tersebut belum termasuk juga jumlah smartphone yang beredar di toko online yang menjual smartphone second atau bekas. Varian harga, produk maupun spesifikasinya justru lebih banyak ketimbang smartphone yang baru keluar. ‘Lalu lintas’ produk smartphone di Indonesia bahkan mengalahkan fashion maupun acara televisi.

Mengelola Smartphone

Varian Smartphone via: id.techinasia.com

Beberapa fitur yang ditawarkan oleh berbagai produsen smarphone diantaranya berupa:

  • layar selebar 3—5 inci,
  • RAM 3 GB,

kamera utama dari hanya 2 MP sampai 16 MP yang dilengkapi dengan autofocus, LED flash,

  • kamera depan 8 MP,
  • chipset yang berkemampuan antara 1.0 atau (jika kamu memilih yang kinerjanya tinggi) 2.5 GHz,
  • konektivitas 3G maupun 4G LTE,
  • kapasitas internal memory mulai dari 2 GB hingga 64 GB,
  • kemampuan RAM yang bervariasi antara 512 MB hingga 4 GB, serta
  • baterai hingga ada yang berkekuatan 4100 mAh.

Fitur-fitur tersebut lah yang bisa kamu pertimbangkan (selain budget), ketika akan membeli sebuah smartphone. Namun di luar hal itu, apa saja yang kiranya perlu kamu pertimbangkan lebih lanjut dalam membeli smartphone? Simak ulasan kami berikut ini.

1. Carilah Informasi Lebih Lanjut untuk Memperluas Penggunaan

Smartphone sebagai gaya hidup (lifestyle), masih berlaku kah? Wait a moment, Guys! Pendapat ini mungkin berlaku saat pertama kali smartphone muncul hingga tahun 2015, tapi untuk tahun 2016 ini cobalah kamu pertimbangkan lagi!

Apakah kamu akan sekedar membeli smartphone hanya untuk sekedar gaya-gayaan agar terlihat prestise di mata teman kamu? Apa bahkan kamu sendiri tidak bisa memaksimalkan fitur yang ditawarkan oleh smartphone yang akan kamu beli ?

Ingat! Smartphone sesungguhnya bisa memberikan manfaat lebih untuk dirimu sendiri, terutama karena fitur yang ditawarkan smartphone tidaklah sebatas entertainment belaka. Kamu pun bisa mengakses hampir seluruh konten apapun dengan smartphone. Bahkan teknik peretasan sekalipun bisa dilakukan menggunakan smartphone. Hebat kan!

Smartphone sebagai gaya hidup

Fitur Smartphone via www.bedahtekno.com

Manfaat yang kami maksud bukan hanya sekedar hal-hal biasa seperti : melakukan googling ketika ada pertanyaan susah di sekolah atau kuliah dengan mengesampingkan belajar secara mandiri, bermain game, berkirim pesan teks atau suara dengan teman-teman, ataupun malah menggunakannya untuk berbagai tindak kejahatan.

Yah, jika itu yang selama ini kamu lakukan memang tidak terdapat larangan, kecuali tindak kejahatan yang memang jelas bertentangan dan melanggar hukum di Republik Indonesia. Mungkin sudah saatnya kamu me-review ulang mindset tersebut, Guys!

Penggalian informasi tentang poin yang kami maksud tidak hanya sekedar harga dan spesifikasi dari smartphone yang akan kamu beli saja, Guys. Tetapi juga mengenai cocok tidaknya smartphone tersebut dengan aplikasi yang ada di Google Playstore.

Dengan begitu, nantinya smartphone yang kamu beli juga tidak hanya digunakan untuk bermain game saja, tetapi juga bisa digunakan misalnya untuk mengetik demi kepentingan menyelesaikan tugas, berbisnis online atau bahkan mungkin melakukan jual beli mata uang asing maupun hal-hal yang berkaitan dengan penyelesaian tugas. Seru kan!

2. Siapkan Kesabaranmu Saat Hendak dan Selama Memiliki Smartphone

Yah, seolah membahas hal-hal yang bersifat etik nan religius, kami menempatkan poin sabar pada urutan ke-2. Mau tidak mau, jika kamu ingin memiliki smartphone idamanmu, maka selain mengumpulkan informasi, kamu juga harus bersabar dan berjuang untuk mengumpulkan uang. Harga smartphone di pasaran terkadang tidak dapat dibilang murah,bahkan terdapat beberapa smartphone yang harganya diatas laptop kelas low-end lho.

Selain itu, poin penting lain saat kamu telah memiliki smartphone idamanmu ialah kamu juga diwajibkan untuk bersabar menelaah situasi dan kondisi. Segala kemungkinan dapat terjadi dan suatu saat akan terdapat kondisi yang mendorong kamu untuk menjual smartphone tersebut. Kamu harus bersabar. Karena kalau tidak, ketidaksabaranmu akan membuang segala kerja keras kamu dalam mendapatkan smartphone yang ideal bagi kamu itu.

memiliki smartphone idaman

Sabar Memilih Smartphone via sharingsharingyuk.blogspot.co.id

Kesabaran juga sangat dibutuhkan jika kamu berniat mengganti ROM asli smartphone yang kamu miliki dengan custom ROM. Selain memang membutuhkan waktu yang tidak bisa dibilang satu atau dua jam, penggantian ROM dapat mencapai harian bahkan mingguan atau bulanan apabila pemasangan tersebut mengalami kendala bootloop atau hardbrick.

3. Tentukan Kebutuhanmu dan Sesuaikan dengan Fitur-nya

Jika kebutuhanmu terhadap smartphone hanya sebatas bermain game, browsing, atau chatting-an saja maka poin nomor 1 pada ulasan ini mungkin tidak perlu kamu perhatikan. Cukup pilih spesifikasi dan harga yang sesuai dengan budget-mu saja.

Hampir tiap 6 bulan, smartphone baru akan bermunculan kembali. Jika kamu sudah bosan dengan smartphone tertentu, kamu bisa menggantinya dengan jenis smartphone lain dengan spesifikasi yang tentunya berbeda pula.

Bagi kamu yang membutuhkan smartphone sebagai wahana untuk menuangkan hobi sekaligus pekerjaan, misalkan pada bidang fotografi, kamu bisa memanfaatkan smartphone dengan fitur kamera yang saat ini telah banyak beredar di pasaran.

Smartphone jenis ini sudah dipersenjatai dengan kamera utama hingga 13 MP dengan harga dua jutaan dan harga bekas berkisar di bawah satu jutaan rupiah.

Dengan kemampuan megapiksel yang dimiliki smartphone tersebut, kamu bisa berimprovisasi menggunakan Lensbong (Lensa Bongkaran) dari kamera yang tak terpakai untuk memotret benda-benda kecil (micro photography). Atau sekedar menambahkan lensa zoom untuk smartphone yang kini populer dijual di toko-toko online untuk memotret obyek yang berada jauh dengan harga yang relatif terjangkau.

Sedangkan untuk hasil yang yang maksimal dari smartphone, kamu bisa menggunakan aplikasi laiknya Camera 360, PicsArt atau Snapseed atau langsung diolah melalui Personal Computer kamu menggunakan aplikasi Adobe Photoshop yang dilengkapi dengan plugin Imagenomic dan Topaz Adjust untuk hasil yang maksimal.

Kamera Lensbong

Kamera Lensbong (Lensa Bongkaran) via ponselgraphy.blogspot.com

Namun, bila kamu membutuhkan smartphone dengan kecepatan yang maksimal untuk perpindahan antar muka, maka kami menyarankan untuk membeli smartphone dengan spesifikasi khusus. Smartphone tersebut harus memiliki kemampuan menerima modifikasi custom ROM maupun swap memory dan menyediakan konektivitas 4G LTE.

Sedangkan untuk kamu yang benar-benar membutuhkan smartphone yang khusus dipergunakan untuk bermain game, kami menyarakan untuk memilih smartphone yang mendukung OTG. OTG menunjang fungsi penambahan stick agar permainan game kamu benar-benar lancar dan aman. Jika kurang puas, maka kamu mungkin juga harus merogoh kocek lebih dalam untuk mendapatkan VR (Virtual Reality).

Bermain Game di Smartphone Dengan Menggunakan Stick

Bermain Game di Smartphone Dengan Menggunakan Stick via bacandroids.blogspot.co.id

Terdapat hal yang patut menjadi catatan juga pada poin ini. Bagi pengguna komputer atau laptop, ketersediaan smartphone yang ada di pasaran sekarang meskipun sudah sangat canggih (entah itu Operating System-nya berbasis iOS, Blackberry, Android maupun Windows sekalipun), tidak bisa begitu saja menggantikan fungsi kegunaan komputer atau laptop tersebut. Terdapat perbedaan yang sangat signifikan pada fungsi mupun kegunaan diantara smartphone dan komputer.

Smartphone Bukan PC

Smartphone Bukan PC via jalantikus.com

Hal ini bisa dilihat dari fungsi dan kegunaan aplikasi Adobe Photoshop. Jika menggunakan komputer, kamu akan dengan leluasa melakukan kreasi maupun manipulasi sebuah foto maupun gambar lainnya dengan memanfaatkan layer, channel maun path. Namun hal itu tidak bisa dilakukan pada aplikasi Adobe Photoshop yang ada pada smartphone android. Aplikasi Adobe Photoshop tidak lebih baik daripada PicsArt. Bahkan penggunaan Adobe Photoshop akan menjadi useless jika kamu telah memasang PicsArt pada smartphone kamu.

4. Jangan Ragu-Ragu untuk Mengambil Keputusan Terbaik Demi Smartphone-mu

Jika smartphone-mu berkategori iOS, jangan pernah ragu untuk memilih agar tidak di-jailbreak. Sedangkan apabila smartphone-mu berbasis Android, jangan pernah ragu untuk memilih agar tidak di-root sama sekali. Walaupun kami akui bahwa pada Operating System berbasis Blackberry (OS Blackberry Hybrid) dan Windows pada Windows Phone, perlakuan serumit itu tidak diperlukan.

Tahukah kamu mengapa? Karena akibat ketidakmengertian kita akan kinerja sistem, rooting, jailbreak maupun pemasangan OS Blackberry Hybrid kemungkinan dapat menyebabkan malfungsi pada smartphone kita. Hal tersebut pada akhirnya akan menyebabkan smartphone menjadi tidak bisa digunakan.

Jailbreak dan Rooting

Jailbreak dan Rooting via blcomp.com

Lain halnya jika kamu bermental kuat, maka kami akan menyarankan untuk melakukan proses oprekan tersebut. Kuat dalam hal ini adalah mau meluangkan banyak waktu untuk bersabar, tekun memperlajari sistem rooting, jailbreak dan pemasangan OS Blackberry Hybrid.

Pada Android yang telah dilakukan rooting, kamu berkesempatan untuk memasang CWM maupun TWRP yang berguna untuk install sideload (update OTA), mount/ format Sistem, SD Card dan data, factory reset (wipe data), wipe Cache dan wipe Battery Status, backup dan restore partisi SD Card, flashing kernel, fix permission, bypass bootloader, hingga melakukan proses multibooting (pemasangan aplikasi Greenify untuk meng-hibernate aplikasi yang tidak digunakan sehingga tidak membebani kinerja RAM maupun Processor atau melakukan swap memory untuk meringankan kinerja RAM dan me-link atau bahkan memindahkan aplikasi kamu ke SD Card untuk melegakan memori internal smartphone kamu sekalipun.

Jika smartphone kamu berbasis iOS maka kami menyarankan proses jailbreak berdasarkan versi iOS masing-masing. Memang tingkat kerumitan dan resiko jailbreak berdasarkan pengalaman kami lebih tinggi dibandingkan rooting pada Andorid. Kamu diwajibkan melakukan beberapa back up untuk iOS diatas pada iPhone diatas 3G. Namun hal itu sebanding jika dilihat dari hasil jailbreak. Misalnnya kita akan berkesempatan memiliki aplikasi-aplikasi yang keren tanpa harus melakukan payment terlebih dahulu.

Kami sendiri menggunakan smartphone dengan ukuran layar 3 inci, RAM sebesar 512 MB dan internal memory 2 GB. Berdasarkan pada kebutuhan kami untuk tetap bisa berkomunikasi dengan teman-teman penulis melalui beberapa chat messenger, maka kami menginstal BBM Mod, Line Messenger, WhatsApp, We Chat, Bee Talk Viber, Yahoo Mail dan Facebook Messenger.

Lalu yang menjadi masalah adalah apakah RAM sebesar 512 MB dapat menampung sekian banyak aplikasi chat maupun messenger tersebut? Belum lagi kami juga memiliki beberapa aplikasi lain semacam UC Browser, kamus, game billiard, perekam telepon maupun aplikasi lain yang bisa dibilang kemaruk. Apakah mobilitas kami juga akan didukung dalam balutan smartphone yang elegan nan mungil tersebut?

Jawabannya tidak, yang terjadi ialah force close, lag dan smartphone akan cepat panas, karena dengan RAM 512 MB kami hanya menyarankan untuk memasang  2 aplikasi chat saja, jika dipaksakan maka hal itu berpotensi untuk memperpendek umur perangkat keras smartphone.

Untuk mengakali hal tersebut, kami sendiri ‘mengorbankan’ garansi smartphone dengan melakukan rooting pada smartphone serta membeli SD Card berkapasitas 16 GB.  Kemudian kami bagi SD Card tersebut menjadi 3 partisi yakni penyimpanan file, memindahkan aplikasi dan swap memory. Selanjutnya, kami memasang custom ROM yang memang mendukung swap memory maupun pemindahan aplikasi yang akan penulis install nantinya.

Nah semoga ulasan dari kami bisa menjadi inspirasi bagi kamu-kamu yang ingin membeli smartphone pada tahun ini.

Smartphone sebagai gaya hidup teknologi smartphone

Baca Juga

Leave a reply

15 − eleven =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.