Kamu Harus Mencoba Lasagna Mozzarella, Kuliner Terlezat di Dunia!

982 views

Siapa yang tidak mengenal makanan yang satu ini? Bagi yang suka keju, makanan satu ini wajib menjadi hidangan favorit nomor satu. Bagaimana tidak, tekstur lembut kejunya dengan campuran susu dan daging yang dipadukan dengan saos tomat dan saos pedas, disempurnakan dengan kulit lasagna, membuat rasa Lasagna Mozarella begitu meledak-ledak dilidah. Saos putihnya pun lumer di mulut, siapa yang bakal tidak ketagihan dengan hidangan yang satu ini.

Mencoba Lasagna Mozzarella, Kuliner Terlezat di Dunia

Lassagna via www.youtube.com

Lasagna merupakan pasta yang dipanggang di oven dan merupakan makanan tradisional negara Italia. Lasagna secara umum berisikan daging giling dan dapat ditambahkan dengan isian sesuai selera kita, seperti sayur, ikan, sosis, ayam, dan lain sebagainya. Untuk kulit Lasagna yang tipis tersebut dibuat dari tepung, telur, dan berbagai macam tambahan bahan makanan lainnya. Kulit lasagna ini dibuat tipis dan melebar, kemudian disusun beberapa lapis dan ditambah dengan saos putih dan saos merah pada tiap lapisannya.

Lassagna Mozorella

Lassagna Mozorella via allrecipes.com

Resep Lasagna pertama diciptakan di Kota Naples (Camparia), Italia dan pernah diterbitkan dalam buku masakan yang bernama Liber de Coquina, dan menjadi hidangan tradisional Italia. Lasagna atau Lasanum adalah hidangan pasta yang serupa pada zaman Roma Purba dahulu kala, yang pernah diceritakan dalam buku yang berjudul De re Conquinaria oleh Marcus Gavius Apicius. Ada yang menyebutkan bahwa makanan ini mulai dihidangkan pada abad ke-14 dan diceritakan pada sebuah buku The Forme dari Cury dengan berbahasa Inggris, yang digunakan semasa pemerintahan Ricard II.

Keju Mozzarella adalah sentuhan terakhir untuk taburan di atas lapisan pasta Lasagna. Keju yang meleleh rata saat dipanaskan menambah cita rasa hidangan khas Italia ini. Mozzarella dalam bahasa Italia berarti memotong, maka pembuatannya dibuat dengan cara diputar atau dipotong. Mozzarella secara harfiah terbuat dari susu sapi atau susu kerbau. Ada beberapa tipe Mozzarella, dua diataranya yaitu Mozzarella Fior Di Latte dibuat dari susu sapi yang di Pasteurisasi, sedangkan Mozzarella Di Bufala dibuat dari susu kerbau.

Warna dari Mozzarella ini tergantung dari makanan sapi atau kerbau yang telah diambil susunya, umumnya berwarna putih untuk Mozzarella yang segar atau berwarna kuning terang. Secara umum keju Mozzarella yang telah dibuat pada hari itu dinikmati pada hari itu juga, bila direndam dalam air garam keju ini dapat bertahan selama satu minggu. Namun Mozzarella yang memiliki kadar air rendah dapat bertahan selama satu bulan bila disimpan dalam lemari es, bahkan dapat bertahan lebih lama lagi bila dijual dan dikemas dengan kemasan hampa udara. Mozzarella yang memiliki kadar air lebih rendah lagi dan sudah diparut dapat bertahan selama kurang lebih enam bulan dalam lemari es.

Kota Naples di Italia ini adalah tempat pertama dimana terjadinya pembuatan mozzarella dengan berbahan susu kerbau. Di kota tersebut banyak terdapat kerbau-kerbau di daerah pedesaan untuk sarana mengangkut barang-barang dan membajak persawahan atau perkebunan. Menurut cerita, Mozzarella secara tidak sengaja dibuat, awalnya ada seseorang sedang memerah susu kerbau dan tidak sengaja menjatuhkan dadih (seperti yogurt, yang memiliki bakteri baik) ke dalam ember yang berisikan air panas disebuah pabrik keju yang terdapat di kota Naples Italia hingga menjadi keju yang dikenal sampai pada saat ini. Cerita mengenai keju Mozzarella ini sudah dimulai pada abad ke 12 dan menjadi popular di daerah selatan Italia pada abad 18 ketika masih diproduksi dalam jumlah kecil.

Mozzarella umumnya memiliki bentuk kotak, bundar kecil atau agak besar, balok, dan lain sebagainya. Rata-rata berat dari keju ini sekitar 200 hingga 795 gram. Memiliki tekstur yang sangat halus dengan warna yang putih atau kuning terang. Mozzarella yang dibuat dari susu kerbau lebih halus daripada Mozzarella yag dibuat dari susu sapi.

Keju ini dibuat dengan cara memanaskan susu dengan suhu 33 sampai dengan 35 derajat celcius dengan menambahkan rennet (merupakan sekelompok enzim yang dihasilkan oleh lambung binatang menyusui untuk mencerna susu, dengan penggunaannya memisahkan susu bagian padat dan cair. Dari pemanasan tersebut menghasilkan dadih yang kemudian dipisahkan lalu dipotong-potong kecil agar menjadi lebih cepat kering lalu didiamkan selama lima jam sampai mencapai batas pH minimal 5.2 kemudian siap untuk dipintal. Dadih yang sudah jadi kemudian dimasukkan ke dalam air panas sampai lembut membentuk untaian maka siap diadoni. Dadih yang siap diadoni dipotong kecil-kecil kemudian disiram air panas selanjutnya dibentuk sesuai keinginan. Setelah semua proses selesai simpan di dalam air dingin untuk menjaga bentuk lalu rendam air garam agar lebih tahan lama.

Keju Mozzarella

Keju Mozzarella via www.kenkuekering.com

Mozzarella memiliki banyak variasi jenisnya, empat jenis diantaranya yaitu Mozzarella Di Bufala, seperti yang sudah dijelaskan pada artikel di atas, bahwa keju ini sepenuhnya sepenuhnya dari susu kerbau yang diharuskan berasal dari daerah Mediterania, dimana peternakan tersebut sudah terdaftar dan dipelihara sesuai dengan tradisi lokal. Susu kerbau tersebut hanya bertahan selama 16 jam, maka susu kerbau yang telah diperah harus segera dibawa ke tempat pembuatan keju. Daerah-daerah tempat untuk memproduksi keju jenis ini diantaranya Campania, Naples, Lazio, Frosinone, Roma, Puglia, Foggia, dan daerah Molise.

Mozzarella Fior Di Latte

Mozzarella Fior Di Latte via www.lacaladellelampare.it

Variasi keju yag kedua yaitu Mozzarella Fior Di Latte terbuat dari susu sapi yang di-pasteurisasi (sebuah proses pemanasan makanan dengan tujuan membunuh organisme merugikan dan proses untuk memperlambat pertumbuhan mikroba pada makanan) atau tidak di-pasteurisasi. Yang ketiga Mozzarella Affumicata, yaitu keju yang dapat diasapkan dengan mengikuti prosedur tradisional. Keempat scamorza, yaitu pengolahan keju dengan cara pengasapan yang lebih intens pada keju Mozzarella ini. Hasil dari pengasapan ini akan membuat keju menjadi lebih kering.

Keju scamorza ini juga keju dari jenis pasta dari susu sapi. Keju jenis ini biasanya ditaruh di dalam kantung dan diikat dengan tali. Keju yang memiliki dua jenis yaitu yang biasa atau diasap ini memiliki bentuk yang elastis dan teksturnya yang berserabut. Scamorza memiliki warna putih mengkilap dan lebih kering, dengan rasa susu yang samar. Sedangkan berat dari keju scamorza ini rata-rata hampir sama dengan berat keju lainnya yang berkisar antara 200-500 gram dan bagian lapisan keju paling luar diberikan olesan tipis mentega dipermukaannya, yang berfungsi untuk mengurangi evaporasi pada keju tersebut.

Pembuatan keju yang diolah dari susu yang telah di-pasteurisasi ini unumnya menggunakan susu sapi terkadang dicampur dengan susu domba. Susu yang telah diperah pada pagi hari dan susu yang telah diperah pada malam hari dicampur menjadi satu kemudian disaring dan dipanaskan dengan suhu 36 sampai 38 derajat celcius. Lalu didiamkan selama 2 hingga 24 jam dan telah dicampur dengan rennet. Keju yang telah selesai didiamkan tersebut dibentuk dengan tangan menjadi bola-bola besar dengan kenop kecil di atasnya seperti buah pir. Keju yang sudah dibentuk kemudian dibilas dengan air dan direndam dengan air garam seperti biasanya selama kurang lebih setengah jam, setelah itu dimatangkan. Keju ini dapat langsung dijual atau diasapkan terlebih dahulu.

Bagaimana, seru banget kan info tentang kuliner terlezat di dunia asal Italia ini ?

kuliner khas italia Kuliner Terlezat di Dunia Lassagna Mozorella makanan tradisional Italia

No related post!

Leave a reply

eight + 14 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.