Berikut 5 Keluhan Toyota Calya yang Kerap Ditemukan

594 views

Jakarta – Siapa yang tidak kenal dengan Toyota Calya? Mungkin belum semua kenal dengan mobil yang satu ini. Sebagai informasi, Toyota Calya merupakan salah mobil yang masuk ke segmen Low Cost Green Car (LCGC). Mobil berkapasitas 7 penumpang ini menjadi salah satu mobil yang cukup diminati di Tanah Air.

toyota calya

Pertanyaannya, kenapa diminati? Salah satunya karena mobil Toyota ini dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau. Selain itu, konsumsi bahan bakarnya pun termasuk irit.

Harga spare part dengan harga terjangkau pun juga menjadi alasan lainnya kenapa Toyota Calya ini menjadi primadona. Namun, dibalik itu semua, kerap kali ditemukan berbagai keluhan mengenai mobil LCGC besutan Toyota tersebut. Apa sajakah itu?

1. Suspensi Amblas

Seringkali, Toyota Calya sering ditemui bagian suspensinya amblas saat diisi penuh. Suspensi amblas ini menjadi isu paling panas di sekitar para konsumen Tanah Air beberapa waktu lalu. Namun, masalah suspensi Calya hanya ditemukan pada varian produksi awal, atau pada model di bawah tahun 2018. Setelah tahun 2018, pihak Toyota melakukan perbaikan atau penyempurnaan pada Toyota Calya.

Pada awal September kemarin, Toyota dan Daihatsu meluncurkan varian terbaru dari Sigra dan Calya. Pastinya, kedua mobil tersebut sudah mendapatkan ubahan agar suspensinya tidak amblas.

2. Baris Ketiga Tidak Terasa Dingin

Jika Carmudian duduk di baris ketiga, akan terasa panas. Kenapa duduk di baris tersebut bisa terasa panas? Ternyata alasannya adalah Toyota Calya masih menggunakan air circulator di bagian tengah. Sebagai informasi, Air Circulator hanya menjadi kipas yang mengantarkan angin ke belakang.

Berbeda dengan mobil LMPV lainnya yang sudah menggunakan AC double blower. Seperti diketahui sebelumnya, Toyota Calya masuk ke segmen mobil LCGC dan harga jualnya harus ditekan serendah mungkin. Oleh karena itu, Toyota Calya tidak disematkan double blower.

  1. Jendela Pengemudi Tidak Auto Up

Keluhan lainnya pada Toyota Calya ini adalah tidak bisa buat auto up, khususnya di bagian pengendara mobil. Pada umumnya, mobil diberikan fitur auto up pada jendela pengemudi. Sebagian besar orang pun cukup menyayangkan Toyota Calya ini belum disematkan fitur tersebut.

  1. Terdengar Bunyi di Setir

Diduga, bunyi yang terdengar dari setir Toyota Calya dikarenakan adanya kesalahan pada sistem mobil tersebut. Namun, bunyi pada setir mobil ini hanya terjadi pada sebagian mobil. Untuk mengatasi masalah tersebut, pengguna mobil Toyota Calya bisa membawa mobilnya ke bengkel resmi.

  1. Kaca Belakang Mobil Rentan Pecah

Keluhan mengenai kaca belakang Toyota Calya yang mudah pecah menjadi salah satu isu yang sering berkembang. Sebelumnya, tidak terdapat gejala apapun jika kaca belakang mobil ini akan mengalami kerusakan. Oleh karena itu, pihak Toyota menyarankan pada para pengguna Toyota Calya untuk datang ke bengkel resmi.

No related post!

Leave a reply

20 + twelve =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.